Hello! Akhirnya sampai juga rangkaian public event dalam Biennale Jogja X 2009. Kami mengundang teman-teman untuk menghadiri public event kami yang terakhir yaitu “Diskusi Pendokumentasian dan Proses Kekaryaan Pipa”.
Diskusi Pendokumentasian dan Proses Kekaryaan PIPA
PIPA: Kelompok Seni Rupa Kepribadian Apa lahir dalam gelombang wacana Gerakan Seni Rupa Baru sejak akhir 70-an. Kini PIPA menjadi salah satu [...]
Tim Formatur Biennale merencanakan pendirian lembaga formal yang secara khusus mengelola Biennale di Jogjakarta. Pendirian lembaga formal ini akan diwancanakan terhadap publik, berbagi tentang pentingnya Biennale untuk masyarakat Jogjakarta dan mencari masukan untuk lembaga ini dari masyarakat seni.
Tajuk ini dirancang untuk melanjutkan pembahasan pada isu-isu yang sifatnya lebih berbasis pada proses penciptaan kreatif serta konteks sosial politik yang membingkainya.
Salah satu sasaran kunci adalah upaya untuk merintis kontribusi yang efektif pada wacana seni rupa kontemporer yang ada.
Hari ini posisi kurator dianggap sebagai kunci kesuksesan pameran. Meskipun perguruan tinggi seni di Indonesia semakin banyak, belum ada pendidikan khusus yang mendidik seseorang menjadi kurator. Posisi kurator di Indonesia diadopsi dari konsep barat mengenai sesorang yang berhak melakukan kategorisasi, kalsifikasi dan seleksi karya, terutama untuk membuat pameran.